Kanal : Info Bayi | Info Manfaat | Panduan Cara | Harga Terkini | Penginapan Hotel | Resep Mantap | Zona Bagus

Home >> Keuangan >> Cara Menghemat Pengeluaran Listrik Rumah Tangga

Cara Menghemat Pengeluaran Listrik Rumah Tangga

Listrik saat ini menjadi sarana yang sangat baik, bersih, dan praktis dalam memenuhi kebutuhan hidup di rumah tangga. Peralatan umum rumah tangga banyak menggunakan listrik seperti televisi, radio, kulkas, mesin cuci, lampu, pompa air, kipas angin, rice cooker, ac, charger ponsel, komputer, dispenser air, dan masih banyak lainnya. Semakin banyak peralatan listrik yang digunakan di rumah, tentu semakin banyak pengeluaran listrik bulanan yang harus dibayarkan. Tentu kita tidak ingin pengeluaran listrik membengkak tidak terkontrol bukan.

Cara Menghemat Pengeluaran Listrik Rumah Tangga

Berikut Cara Menghemat Pengeluaran Listrik Rumah Tangga, antara lain:

Gunakan Daya PLN Sesuai besar kebutuhan rumah Tangga
Jika keluarga kecil cukup dengan 900VA dan 1300VA. Untuk keluarga sedang sampai besar bisa menggunakan 2200VA. Pastikan tambah daya hanya jika kebutuhan listrik memang sudah banyak dan memang diperlukan. Hindari pemakaian listrik besar secara berbarengan karena listrik akan turun otomatis.

Efisiensi Lampu
Pilih lampu hemat listrik, seperti LED. Memang harga awal mahal, namun watt rendah dan tahan lama. Hindari lampu pijar yang boros listrik. Menyalakan lampu hanya jika dipakai. Buka jendela dan pintu untuk penerangan alami. Pakai lampu dengan watt yang sesuai kebutuhan, tidak terlalu kecil, namun tidak terlalu besar.

Efisiensi Kulkas
Bersihkan evaporator secara berkala. Biasanya di area belakang. Gunakan temperatur sesuai beban isi kulkas, jika isi sedikit tidak perlu temperatur low max. Jangan memasukan makanan dan minuman yang masih panas ke dalam kulkas. Bersihkan bunga es karena menghambat proses pendinginan dalam kulkas.

Minimalkan Pemakaian Alat Dengan Komponen Pemanas
Perlu diketahui alat listrik dengan komponen pemanas biasanya memerlukan daya yang besar, dengan kata lain paling boros listrik. Jadi sedapat mungkin dikurangi. Misalnya untuk menanak nasi dengan rice cooker, pakailah air panas dari kompor, daripada memakai air dingin. Untuk dispenser air panas, hanya pakai di saat aktif menggunakan air panas, jika malam matikan saja pemanasnya. Atau kembali ke cara lama menyimpan air panas ke dalam termos. Pemakaian oven listrik yang boros listrik dapat diganti dengan oven kompor.

Pompa Air
Daya pompa air cukup besar. Gunakan toren besar dan bak besar untuk menampung air lebih banyak, sehingga cukup 1-2 kali sehari menyalakan pompa air. Isilah toren dan bak air sampai penuh, baru matikan pompa. Periksa kebocoran air, biasanya pada keran.

Cabut Semua Peralatan Yang Standby
Semua peralatan listrik dalam keadaan standby juga memakan listrik. TV, komputer, charger handphone, ac, rice cooker, dll bisa dalam posisi standby. Jika memang tidak digunakan, seperti pada malam hari, cabut saja peralatan tersebut dari colokan listrik.

Mesin Cuci
Jika hari panas, tidak perlu menggunakan pengering di mesin cuci. Untuk membilas, pakai tangan agar lebih bersih dan hemat listrik.

AC, Kipas Angin, Exhaust Fan
Udara di dalam rumah panas? Yang perlu diperbaiki terlebih dahulu adalah sirkulasi udaranya. Buka pintu dan jendela lebar-lebar. Tambahkan lubang angin di dinding. Pasang penyekat panas di langit-langit. Di malam hari dapat dipasang kasa nyamuk pada pintu dan jendela. Jika masih panas, lebih baik gunakan exhaust fan membuang udara panas keluar, daripada kipas angin yang memutar-mutar udara panas saja dalam ruangan. Jika memakai AC, pakailah timer untuk membatasi. Set temperatur jangan terlalu dingin untuk kebiasaan hidup suhu normal saja, jika tidak tubuh akan terbiasa merasa kegerahan

Bersihkan Peralatan Rumah Tangga
Alat yang kotor biasanya kerjanya tidak maksimal. Contoh kipas angin yang tertutup debu dan kotoran, anginnya terhalang dan tidak maksimal dinginnya. Rice cooker banyak kerak di elemen pemanasnya lebih lama memanaskan nasi. Bagian evaporator kulkas dan AC juga harus diperhatikan. Jadi bersihkan peralatan elektronik rumah tangga secara berkala untuk hidup lebih sehat dan lebih hemat listrik.

Gunakan listrik jika memang diperlukan, matikan jika tidak diperlukan. Itulah prinsip dasarnya. Selamat mencoba, semoga tips cara menghemat pengeluaran listrik rumah tangga bermanfaat untuk Anda.


Suka halaman ini? Beritahu teman: